Pjs Bupati Lotim Tegaskan KPU dan Panwaslu Harus Netral

NTBOke - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Lombok Timur selaku pihak penyelenggara Pilkada serentak Gubenur dan Wakil Gubenur, Bupati dan Wakil Bupati Lotim harus bersikap netral sampai jajaran di bawahnya.

Demikian ditegaskan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lotim, H. Ahsanul Khalik dalam arahannya saat rapat koordinasi lengkap pengamanan Pilkada di Lotim di lantai 1 kantor Bupati Lotim, Senin (26/2/2018).

"KPU dan Panwaslu bersama jajaran di bawahnya harus menjaga netralitasnya dengan baik, jangan sampai mendukung salah satu paslon nantinya," tegas Ahsanul Khalik.

Hadir dalam kegiatan rakor tersebut, Sekda Lotim, H. Rahman Farly, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Ketua KPU Lotim, M. Saleh, Ketua Panwaslu Lotim, Retno Sirnopati dan para kapolsek, Danramil serta pimpinan SKPD se-Lotim.
Ia menjelaskan, selain itu aparat keamanan dari pihak kepolisian dan Babinsa juga harus tetap menjaga netralitas dengan tidak memihak atau mendukung paslon tertentu.

Harapannya agar bisa tetap kondusifitas wilayah Lotim terjaga. Termasuk juga melakukan deteksi dini terhadap berbagai persoalan di tengah-tengah masyarakat Lotim yang sekiranya akan menyebabkan timbulnya gesekan atau konflik menjadi lebih besar nantinya.

"Pemetaan wilayah sangat diperlukan untuk meningkatkan tingkat kerawanan pada masing-masing wilayah itu sehingga bisa mengambil langkah-langkah nantinya," ujarnya.

Sumber : Suara Lombok
Publikasi : Amaq QQ

Posting Komentar

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel