Pawai Ogoh-Ogoh Di Mataram Bakal Di Selenggarakan Pada Hari Jumat

NTBOke - Jelang peringatan Hari Nyepi Tahun Saka 1940, pawai ogoh-ogoh di Kota Mataram bakal di laksanakan pada Jum’at (16/3), dengan start di mulai sekitar pukul 14.00 wita.

Guna mempersiapkan pelaksanaan Pawai Ogoh-Ogoh tersebut, hari Kamis (15/3) diadakan Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Plt. Walikota Mataram H. Mohan Roliskana dan dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat L. Martawang, S.E, M.Si, Kabag Ops Polres Mataram Kompol Taufik, SIP, Panitia Pawai Ogoh-Ogoh Tahun 2018, OPD terkait, serta Camat dan Lurah bertempat di Ruang Kenari Kantor Walikota Mataram.

Dalam arahannya Plt. Walikota Mataram menekankan agar persiapan pelaksanaan pawai betul-betul dimaksimalkan, karena meskipun ini merupakan kegiatan rutin namun hal-hal yang bersifat teknis harus dipastikan berjalan dengan baik untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, terlebih mengingat tahun ini merupakan tahun politik sehingga bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan mencederai makna peleburan Bhuta Kala yang direpresentasikan oleh Ogoh-Ogoh itu sendiri. Lebih lanjut Plt. Walikota juga mengingatkan kalau pelaksanaan Pawai Ogoh-Ogoh yang diikjuti 128 peserta dari Mataram, Lombok Barat, bahkan dari Lombok Tengah ini jatuh pada hari Jum’at sehingga perlu adanya saling pengertian dan toleransi dengan umat Muslim yang melaksanakan ibadah Sholat Jum’at. 

Hal ini diamini oleh pihak Panitia Pawai Ogoh-Ogoh yang menyatakan bahwa seluruh peserta Pawai Ogoh-Ogoh sebelumnya telah diminta untuk menandatangani pernyataan untuk tetap menjaga situasi yang kondusif dan mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan oleh Panitia. Tata Tertib yang telah disosialisasikan jauh hari sebelumnya tersebut memuat beberapa aturan, termasuk larangan minum minuman keras, waktu pelaksanaan melaspas Ogoh-Ogoh, waktu dan tempat Ogoh-Ogoh setiap Banjar di tempatkan di sepanjang jalur pawai, prosesi Mecaru, hingga upaya meminimalisir sampah dengan disediakannya kantong plastik besar bagi masing-masing peserta untuk tempat membuang sampah sepanjang pelaksanaan pawai.

Kabag Ops Polres Mataram sendiri memastikan tidak kurang dari 463 personil dari Polres, 246 personil dari Polda, dan 216 personil dari instansi samping baik dari Pol PP, Satgas Dinas, Pecalang, maupun PamSwakarsa akan berpadu menjaga situasi tetap aman dan nyaman bagi peserta dan penonton pada hari itu. Untuk jalur jalan, beliau menyampaikan bahwa mulai dari Jl. Pejanggik di perempatan Kantor Gubernur NTB ke timur sampai Pura Mayura mulai pukul 08.00 wita sampai selesai acara akan ditutup dan hanya diperbolehkan bagi peserta Pawai Ogoh-Ogoh dan kegiatan keagamaan lainnya. Selain itu, ada 37 titik lorong atau gang yang juga ditutup, sehingga masyarakat diharapkan menggunakan jalur alternatif lainnya. 

Sebelum menutup Rapat Koordinasi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Mataram meminta dinas terkait agar selesai Catur Brata Penyepian, yaitu mulai Minggu (18/3) pagi sudah mulai dilakukan kegiatan bersih-bersih, sehingga pada Hari Senin (19/3) mobilitas masyarakat Kota Mataram bisa berjalan normal kembali dalam situasi yang bersih dan nyaman. Selamat Hari Nyepi Tahun Saka 1940. 

Penulis : Dee
Sumber : Humas Kota Mataram
Publikasi : Admin

Posting Komentar

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel