Ali BD Minta Masyarakat Nusa Tenggara Barat Jangan Coreng Keindahan Masjid

Ali BD Minta Masyarakat Nusa Tenggara Barat Jangan Coreng Keindahan Masjid
NTBOke - Calon Gubernur Ali Bin Dachlan tidak kenal lelah untuk terus mengingatkan kepada masyarakat agar menjaga nama baik masjid sebagai masyarakat beragama Islam.

Menurutnya, apa yang sedang terjadi di Tanah Air dengan kehadiran kejadian ledakan bom di beberapa gereja di Surabaya, Jawa Timur merupakan tindakan yang mencoreng nama baik agama Islam.

“Di Nusa Tenggara Barat banyak terdapat masjid, ini artinya Nusa Tenggara Barat kaya dengan agama Islaminya. Saya meminta kepada masyarakat di Nusa Tenggara Barat khususnya untuk menjaga nama baik agama Islam, jangan pernah melakukan atau meniru apa yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur karena itu mencoreng nama baik agama Islam,” tegas Ali Bin Dachlan di Desa Pemenang Barat, Dusun Telaga Wareng, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Minggu (20/5/2018).

Diakuinya, dalam mendalami agama Islam agar masyarakat memanfaatkan sebaik-baiknya bulan suci ramadan ini karena menjadi cara dalam meningkatkan ketaqwaan melalui pengajian.

“Melakukan bom bunuh diri itu sama saja berdosa apalagi melukai banyak orang, sekali lagi jangan mencoreng nama baik agama Islam dengan hal-hal yang tidak baik,” paparnya.

Baca juga : Cagub Ali Bin Dachlan Sesalkan Teror Bom di Surabaya

Selain itu, Ali Bin Dachlan meminta kepada masyarakat untuk bisa menjaga perilaku dan martabat masyarakat sebagai masyarakat Nusa Tenggara Barat yang penuh dengan keimanan.

“Jangan mengubah perilaku hanya karena jalur hidupnya buat menjadi tidak sehat. Perkaya diri dengan keimanan, ketulusan hati dan takut akan Allah,” bebernya.

Terakhir, pria yang akrab disapa Amaq Kake ini mengutarakan agar masyarakat bisa menggunakan masjid untuk merenung, serta mengisi ramadan dengan keikhlasan, dengan ketulusan hati.

“Jadikan diri di bulan Ramadan terbebas dari setan, karena setan terus menggoda bisa merusak tauhid diri sendiri yang secara otomatis bisa membawa perilaku masyarakat keluar dari jalur ajaran Allah. Hati masyarakat harus dibina dengan baik, dengan demikian di ramadan bisa terus terjalin dengan baik dan benar,” pungkasnya.

Penulis : TIM
Publikasi : Admin

Posting Komentar

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel