Ponpes Al-Hikam: Hati Kami untuk Ali Bin Dachlan!

NTBOke - Kinerja yang dilakukan oleh calon Gubernur Ali Bin Dachlan dalam memimpin Lombok Timur membuat masyarakatnya senantiasa mendukung dirinya, termasuk Pondok Pesantren Al-Hikam yang ada di Desa Toya, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Pimpinan Ponpes Al-Hikam Tuan Guru Haji Ahmad Haikal Karar mengajak masyarakat untuk bergerak hatinya dan mendukung Ali Bin Dachlan menjadi Gubernur Nusa Tenggara Barat di 2018.

“Marilah kita bergerak dan dukung Bapak Ali Bin Dachlan karena kita semua tahu bagaimana Beliau (Ali Bin Dachlan-red) bekerja. Ayuk kita datang ke TPS untuk memilih Pak Ali,” tegasnya, Senin (28/5/2018).

Baginya, melihat pemimpin bukan dari sisi umur melainkan visi dan misi yang dilakukan oleh seorang pemimpin.

“Bapak Ali Bin Dachlan sangat memperjuangkan hak masyarakat. Kita semua tahu itu, oleh karenanya hati kami selaku Pondok Pesantren Al-Hikam untuk Bapak Ali Bin Dachlan,” bebernya.

Diakuinya lagi, dalam bekerja Ali Bin Dachlan tak mengenal toleransi jika ada yang mempermainkan masyarakat. Banyak bukti kerasnya yang dilakukan pria yang akrab disapa Amaq Kake tersebut.

“Kita butuh pemimpin yang tegas, pemimpin yang mau membersihkan korupsi, pemimpin yang perduli dengan masyarakat, pemimpin yang perduli dengan tempat ibadah. Semuanya itu ada di Bapak Ali Bin Dachlan, semoga di bulan ramadan ini Allah SWT mengabulkan doa kami,” bebernya.

Sementara itu, Ali Bin Dachlan berpendapat bahwa menjadi pemimpin adalah bekerja untuk masyarakat, apa yang dilakukannya selama ini adalah untuk masyarakat bukan buat diri saya.

“Cara saya memimpin adalah sesuai dengan ajaran agama Islam sebagai keyakinan yang saya percayai. Allah mengharapkan untuk menjadi pemimpin dan memiliki keahlian, maka harus berbuat adil buat masyarakat bukan mengandalkan golongan atau organisasi tertentu,” ulasnya.

Ali Bin Dachlan juga berkata menjadi pemimpin juga tidak boleh mempunyai miskin agama, miskin hati nurani, miskin tanggung jawab.

Baca juga : Ali Bin Dachlan Takut pada Rakyat!

“Semua masyarakat adalah Khalifah termasuk menjadi pemimpin, seorang pemimpin tidak boleh mempermainkan uang rakyat karena rakyat yang memiliki demokrasi. Oleh karenanya, jangan permainkan rakyat,” tukasnya.

Penulis : TIM
Publikasi : Admin

Posting Komentar

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel