Wabup Sumbawa : Jangan Rambah Hutan Untuk Tanam Jagung

Wabup Sumbawa : Jangan Rambah Hutan Untuk Tanam Jagung
NTBOke - Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah mengingatkan masyarakat agar tidak merambah hutan untuk menanam jagung. 

Meskipun jagung merupakan salah satu komoditas unggulan daerah, namun Wabup menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk merambah atau merusak hutan.

Menurut Wabup Sumbawa, untuk memenuhi target satu juta ton produksi jagung per tahun, Wabup lebih merekomendasikan untuk memanfaatkan lahan yang sudah ada serta didukung oleh teknologi pertanian dan alsintan modern lainnya, bukan dengan membiarkan masyarakat merambah hutan yang mengakibatkan rawan longsor dan banjir. 

“Luas lahan pertanian yang ada masih sangat memungkinkan untuk mencapai target tersebut. Karena itu, jangan sekali-kali ada yang merambah hutan dengan alasan untuk menanam jagung” jelas Wabup saat safari ramadhan di Kecamatan Moyo Utara. 

Dalam safari Ramadhan ini, Wabup Sumbawa juga menyinggung masalah pengelolaan keuangan desa, bahwa berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Sumbawa, masih terdapat temuan-temuan yang bersifat material atau beresiko terkait pengelolaan keuangan desa. Bahkan beberapa kepala desa sudah ada yang tersangkut kasus hukum dan sudah divonis penjara serta pemberhentian sebagai kepala desa. 

Wabup menegaskan agar jangan sampai ada lagi kepala desa atau perangkat desa yang tersangkut persoalan hukum karena tidak amanah dalam mengelola keuangan desanya. 

“Saya minta agar mulai tahun 2018 ini kita semua lebih berhati-hati, lebih serius dan lebih amanah dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih”, ujarnya. 

Untuk diketahui bahwa pada Kamis malam (24/5/2018) Wabup Sumbawa melakukan safari ramadhan di Kecamatan Moyo Utara. Hadir pada kesempatan itu, para anggota FKPD, para pimpinan OPD, Camat, Unsur Muspika dan Para Pemuka Agama/Pemuka Masyarakat Kecamatan Moyo Utara.

Penulis : TIM
Publikasi : Admin

Posting Komentar

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel