Pilkada NTB 2018, Ada Yang Menyerukan Ini Jelang Pencoblosan

Pilkada NTB 2018, Ada Yang Menyerukan Ini Jelang Pencoblosan
NTBOke - Forum Mahasiswa Pemantau Pemilihan Kepala Daerah Nusa Tenggara Barat (Pilkada NTB) meminta masyarakat untuk menolak keras politik uang, SARA, fitnah dan menolak berita hoax menjelang pilkada.

Hal itu diungkapkan Reza Andriantoro selaku sebagai koordinator di organisasi tersebut. Dirinya mengajak masyarakat untuk lebih sadar bahwa kegiatan tersebut dapat merusak nilai moral dan sendi-sendi demokrasi.

"Formulasi yang terdapat dalam pasal 73 ayat 2 secara jelas telah mengatur sanksi administrasi, berupa pembatalan pasangan calon oleh KPU Provinsi atau KPU kabupaten/kota bagi pasangan calon atau tim kampanye yang terbukti melakukan politik uang berdasarkan keputusan Bawaslu Provinsi," ujarnya.

Reza juga menyebut, bagi siapa saja yang terlibat beberapa point yang sudah disebutkan, maka akan diancam sanksi baik administrasi atau pidana.

"Sanksi administrasi berupa pembatalan pasangan calon pelaku politik uang dan itu bisa di sanksi, hal itu merujuk pada pasal 187 A, apabila sengaja melawan hukum menjanjikan dan memberi uang atau materi lain sebagai imbalan pasti akan ditindak sesuai perundangan yang berlaku.", tegasnya.

Tidak hanya itu, Reza juga mempertegas bahwa selain yang memberi uang dengan maksud mengajak memenangkan salah satu calon juga bisa di jerat.

"Bukan hanya pemberi, penerima pun hukumannya juga sama, yaitu pidana penjara selama 36 bulan dan paling lama 72 bulan. Ditambah pidana denda Rp. 200.000.000 sampai Rp. 1.000.000.000," bebernya.

Diakhir komentar, dirinya juga menghimbau kepada masyarakat NTB untuk memberikan hak pilih melakukan pencoblosan pada Rabu 27 Juni 2018.

"Jangan sampai golput, mari gunakan hak suara kita. Partisipasi kita dalam pilkada menentukan nasib bangsa ke depan.", pungkasnya.

Baca juga : Pilkada Serentak NTB 2018, Bawaslu Keluarkan Himbauan Ini

Penulis : TIM
Editing : Dee
Publikasi : Admin

Posting Komentar

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel