Safari Ramadan Ala Ali Bin Dachlan

Safari Ramadan Ala Ali Bin Dachlan
NTBOke - Calon Gubernur Ali Bin Dachlan terus bergerak mempererat tali silaturahmi. Tak pernah lelah, Ali Bin Dachlan melakukan safari ramadan di bulan suci ini. Pergerakannya menuju Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Pertama, dirinya datang ke Dusun Sangiang, Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat atas permintaan masyarakat untuk bersilaturahmi.

Di sini, dirinya memberikan pencerahan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kedamaian, terlebih Nusa Tenggara Barat sedang melaksanakan pemilihan kepala daerah.

"Semua bersaudara, semua satu hati, kuatkanlah toleransi beragama di Nusa Tenggara Barat. Pemerintah harus menjadi pelayan masyarakat, selalu ada buat masyarakat dan itu sesuai dengan ajaran agama," ucapnya.

Dalam bersilahturahmi, Ali Bin Dachlan juga mengajarkan kepada masyarakat agar mempunyai rasa keihklasan dalam menjalankan kehidupan.

"Di dalam Islam harus ada ketulusan, dengan tujuan kemaslahatan umat. Jangan terpecah belah hanya karena pilkada," lanjutnya.

Tak itu saja, pria yang disapa Papuq Abadah ini juga memberikan contoh kepada masyarakat yakni untuk mengikuti apa yang diutarakan oleh Tuan Guru maupun Ulama. Pasalnya, mereka selalu memiliki ketulusan dan keikhlasan.

"Saya selalu bersedekah dan paling kesal jika ada yang mengkaitkan dengan pilkada atau menipu. Besar dosanya jika membantu tempat ibadah jika ada maksud dan niat di belakangnya," bebernya.

Setelah itu, bergeser ke Desa Dasan Geriya, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Tiba di tempat ini, dirinya memilih untuk sholat bersama masyarakat. Rasa kebersamaan pun sangat terlihat, suasana pun ikut mencair.

"Di mata saya masyarakat adalah keluarga, masyarakat bagian dalam kehidupan saya sehari-hari. Oleh karenanya, saya juga kesal jika ada pemimpin yang mempermainkan masyarakat," tambahnya.

Kemudian, dalam safari ramadan Ali Bin Dachlan datang ke Dusun Tunggu Lawang, Desa Kuripan Selatan, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat. Pemahaman kepada masyarakat juga dilakukan olehnya, khususnya apa yang harus dilakukan masyarakat agar sesuai dengan kitab suci sebagai bagian agama yang diyakininya.

Menurutnya, pedoman yang ada di kitab suci bisa menjadi pegangan buat masyarakat dalam menjalankan biduk rumah tangga, pendidikan, hingga mencari pemimpin yang baik dan benar.

"Kitab suci yang dipegang menjadi pedoman hidup, masyarakat harus selalu berlandaskan dengan kitab suci. Cara ini bisa menguatkan hati dan iman masyarakat semakin kuat. Suasana kedamaian pun bisa tercipta dengan baik," ulasnya.

Di sini, Ali Bin Dachlan juga menyempatkan diri berdiskusi dengan masyarakat. Di mana, masyarakat meminta agar tempat ibadah yakni masjid agar selesai dirampungkan. Pasalnya, hingga kini belum ada bantuan dari pemerintah yang memperhatikan tempat ibadah.

"Tempat ibadah menjadi bagian yang harus diperhatikan masyarakat, tempat ibadah bisa menjadi tempat buat masyarakat menguatkan keimanan. Tentunya harus didukung," tukasnya.

Penulis : TIM
Publikasi : Admin

Posting Komentar

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel