Ketua DPD HPI NTB Dijabat Kembali Oleh Dr Ainuddin

Ketua DPD HPI NTB Dijabat Kembali Oleh Dr Ainuddin
NTBOke - Setelah melalui proses Musda yang cukup alot, Dr. Ainuddin akhirnya kembali menjabat sebagai Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia Nusa Tenggara Barat (HPI NTB) periode 2018-2023. Penetapan ini dilakukan secara aklamasi setelah sebelumnya diwarnai Walkout dari pesaingnya.

Musda ke III yang dihadiri oleh ratusan orang peserta, sebelumnya memunculkan 2 orang nama kandidat Ketua DPD HPI NTB, yakni Dr Ainuddin dan Fahrurrozi Gofar. Namun dalam perjalanannya, pelaksanaan Musda di Lombok Raya Hotel pada Selasa (10/7/2018) riuh dengan aksi protes dan kritikan dari kubu Fahrurrozi serta pendukungnya. Namun lantaran tak diakomodirnya kritikan tersebut, kubu Fahrurrozi pun keluar dari arena Musda atau walkout.

“Dengan adanya walkout ini otomatis calon tunggal yang masih berada di arena Musda langsung terpilih secara aklamasi, karena jumlah peserta yang mengikuti Musda lebih banyak dari yang walkout,” ucap singkat Ketua Panitia Musda, Yacob saat dikonfirmasi.

Berlanjutnya Musda untuk menetapkan Ketua DPD HPI NTB secara aklamasi pasalnya berdasarkan instruksi dari Ketua Umum DPP HPI Sang Putu Subaya. Dr Ainuddin dikukuhkan sebagai Ketua bersama Karyadi selaku yang ditunjuk sebagai Sekjen. Pengukuhan itupun disambut heroik dari jajaran peserta pendukung Dr Ainuddin, dengan diarak penuh suka cita.

“Sesuai visi dan misi saya DPD HPI NTB akan lebih maju, pertama kami harus memberikan perlindungan hukum terhadap anggota, dan saya sudah membuat naskah akademik dalam rangka perencanaan undang - undang, dan dalam waktu yang dekat kami akan sounding di DPR-RI, karena perlindungan terhadap pramuwisata ini sangat penting terutama sekali di era digital,” ucap Ainuddin kepada Media.

Era digital saat ini, menurut Ainuddin yang juga seorang Lowyer kawakan ini, telah membuat penjualan produk pariwisata menjadi serba instan. Karenanya sebagai komitmennya, ia akan berjuang untuk mengembalikan penjualan produk wisata yang sejalan perkembangannya saat ini telah diambil oleh vendor online. Pasalnya ia akan menghapus tourist guide yang berafiliasi pada online agar dapat dikelola bersama guna meningkatkan perekonomian daerah.

“Kita mengetahui semua itu serba instan di era digital ini. Dulu kita mengetahui yang namanya travel agent menjadi one shop shopping, ada tiket disana, voucher hotel disana, orang diving, semua membelinya disana tetapi semua product itu di ambil oleh vendor yang namanya online, maka tidak boleh yang namanya go guide atau tourist guide, atau digital itu tidak di perbolehkan maka HPI akan berjuang untuk melindungi anggotanya,” tegasnya.

Baca juga : Pramuwisata Sebagai Gerbang Masa Depan Keberhasilan Pariwisata Dalam Perspektif Era Digital

Meski demikian prioritas utama yang saat ini harus diperjuangkannya yakni pengadaan kantor DPD HPI NTB yang saat ini masih bernaung di rumah pribadi sementara. Sebagai langkah awal Ainuddin akan melakukan refitalisasi kepengurusan, sekaligus mengakomodir seluruh anggota HPI yang memiliki satu pemahaman untuk pengembangan dan pembangunan daerah. 

“Saya mohon semua pihak turut serta membantu, dan tentunya saya berharap pengurus - pengurus yang baru nanti jauh lebih baik dari kepengurusan yang sekarang,” tandasnya.

Baca juga : Mengenal Sosok DR. H. Ainuddin, SH.,MH.,C.P.L.

Penulis : TIM
Publikasi : Admin
  1. Selamat atas terpilihnya Dr. H. Ainuddin, SH., MH. sebagai Ketua DPD HPI NTB periode 2018-2023. Semoga HPI Semakin JAYA!

    BalasHapus

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel