NTB Diguncang Gempa Bumi, TNI Sigap Bantu Korban

NTBOke - Gempa bumi mengguncang Pulau Lombok NTB, Minggu (29/7/2018). Kekuatan gempa juga dirasakan di Sumbawa dan Bali.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan M=6,4. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,4 LS dan 116,5 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 24 km.

Melihat kondisi tersebut Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., yang saat ini sedang berada di pulau Sumbawa NTB melalui saluran selulernya memerintahkan para Dandim se Pulau Lombok dan untuk langsung turun mengecek dan membantu korban bencana gempa bumi.

Anggota Denkes Mataram sedang memberikan obat kepada korban di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

“Saya sudah memerintahkan para Dandim se Pulau Lombok untuk mengecek kondisi korban akibat bencana dan Danyonif 742/SWY agar menyiapkan seluruh personel yang bisa langsung digerakan beserta alat perlengkapannya”, ungkap Rizal.

Ditambahkannya, Mabes TNI juga berencana akan menurunkan 80 orang personel kesehatan lengkap dengan perlengkapannya menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Halim menuju Bandara Internasional Lombok (BIL).

"Untuk transportasi darat sudah disiapkan menuju lokasi bencana baik ke Lombok Timur maupun ke Kabupaten Lombok Utara".

Sementara Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., di Kantor Desa Belanting menyampaikan hingga kini korban jiwa sudah mencapai belasan orang dan puluhan luka-luka akibat tertimpa bangunan.

"Khusus di wilayah Kabupaten Lombok Timur yang paling parah di Kecamatan Sambalia dan Kecamatan Sembalun" Kata Agus.

Semua korban sambungnya, sudah ditangani tim medis baik dari Puskesmas maupun Puskemas pembantu setempat yang dibantu langsung dari RSUD Selong.

“Untuk kerugian material seperti kerusakan rumah maupun Musholla hingga saat ini (13.00 Wita) masih di data oleh anggota dilapangan”, jelasnya.

Adapun upaya yang sudah dilakukan selain mendata jumlah korban ataupun kerusakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bupati Lotim, BPBD dan pihak terkait, mendirikan Posko dan rumah sakit lapangan di depan Puskesmas Sembalun dan di Puskesmas Belanting dan mendirikan dapur umum di tiga lokasi yakni di Kantor Camat Sembalun, Kantor Desa Obel-obel dan Kantor Desa Belanting Kec Sembelia.

Sedangkan di wilayah Kabupaten Lombok Utara, menurut Dandim 1606/Lobar Letkol Czi Joko Rahmanto, S.IP, wilayah Kabupaten Lombok Utara yang paling parah terkena dampak gempa bumi yakni Kecamatan Bayan dan Kecamatan Pemenang, sedangkan di Kecamatan Gunungsari Lombok Barat baru satu rumah yang sudah terdata yakni di Desa Guntur Macan.

Baca juga : Lombok NTB Diguncang 66 Kali Gempa Bumi

Penulis : TIM
Publikasi : Admin

Posting Komentar

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel