Presiden Jokowi Ingatkan Pentingnya Merawat Kerukunan

Presiden Jokowi Ingatkan Pentingnya Merawat Kerukunan
NTBOke - Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan harus dirawat dengan baik. Bangsa yang besar harus diisi oleh orang-orang yang bermimpi besar. Disebut negara besar, karena Indonesia memiliki jumlah penduduk sekitar 263 juta jiwa, 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi. 

Hal tersebut disampaikan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo pada acara Penandatanganan Prasasti Bale Dea Guru “Bait Kalla” dan Masjid Saidah di Pondok Pesantren Modern International (PMI) Dea Malela di Dusun Pemangong Kecamatan Lenangguar, Minggu malam (29/7/2018), yang merupakan rangkaian kunjungannya di Kabupaten Sumbawa.

Presiden Jokowi mengingatkan pentingnya merawat kerukunan, sebagai modal untuk membangun bangsa Indonesia yang besar. Bangsa Indonesia dengan seluruh perbedaan dan kemajemukan baik agama, adat istiadat, dan suku merupakan anugerah dari Allah SWT. 

Presiden mengajak seluruh anak bangsa untuk merawat ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah, dan Ukhwah Insaniyah, sebagai bentuk tanggung jawab atas semua anugerah tersebut. 

“Saya titip, jangan sampai negara besar ini retak, tidak rukun, gara gara pilihan Bupati, pemilihan Gubernur, atau presiden. Pilih yang paling baik, agar rukun kembali,” harap Presiden.

Sebelumnya, Pendiri Ponpes Modern Internasional Dea Malela, Prof. Dr. Din Syamsuddin menjelaskan, bahwa Ponpes tersebut dihajatkan untuk membangun anak bangsa yang mampu bersaing di tingkat dunia. Santri yang menuntut ilmu di PMI Dea Malela tidak hanya dari NTB, namun juga dari seluruh Indonesia, bahkan dari luar negeri.

Din Syamsuddin juga menyampaikan, Ponpes Dea Malela baru berusia dua tahun dan berjalan tiga tahun. Sejumlah fasilitasnya pun terus dilengkapi, seperti asrama santri, perpustakaan, sarana olahraga dan sarana belajar. 

Dijelaskan, sebagian besar fasilitas tersebut sudah didirikan berkat bantuan kerjasama dari berbagai pihak. 

“Ponpes ini adalah valley of civilization, lembah peradaban,” ungkap mantan Ketua Pusat Muhammadiyah tersebut.

Turut hadir pada acara tersebut, Menteri PUPR RI, Menteri Agama RI, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Gubernur NTB, Gubernur NTB terpilih Dr. H. Zulkieflimansyah SE M.Sc. Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Bupati Bima, Forkopimda Kab. Sumbawa, Pimpinan OPD Kab. Sumbawa, Pimpinan BUMN/BUMD, Wali Santri, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat. 

Penulis : TIM
Publikasi : Admin

Posting Komentar

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel