Korban Gempa Lombok Peringati HUT RI ke-73 di Pengungsian

NTBOke - Para pengungsi korban gempa Lombok di tiga Posko, menggelar upacara HUT RI ke - 73 di lokasi pengungsian. 

Tiga posko ini berada di Dusun Trengan, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, NTB.

Upacara memperingati kemerdekaan RI ke-73 ini dimotori Satgas Pramuka Peduli Bencana dari Pramuka Kwarcab Sumbawa.

Upacara dimulai pukul 08.30 WITA. Dipimpin anggota Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Sumbawa, Muslimin. Dengan Pembina Upacara Ketua Kwarcab Pramuka Sumbawa, Farhan Bulkiyah.

Menurut Farhan, anak-anak korban gempa yang hidup di tenda pengungsian bertindak sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Mereka yakni Riyana Rosdina sebagai pembawa bendera, Suhupil Hasan Kasani sebagai pembentang bendera dan Karwadi Ramdan penarik tali bendera.

Tidak itu saja, siswa SDN 4 Pemenang Timur--Ragil Abral, bertindak sebagai pembaca naskah UUD 1945. Wawan Herwanta yang merupakan Kadus Trengan Timur, Desa Pemenang Timur, didaulat untuk membaca teks Proklamasi.

"Semangat hari ini hampir sama dengan semangat 73 tahun yang lalu, kalau dulu semangatnya merebut kemerdekaan, kalau hari ini semangatnya bangkit dari trauma atas musibah gempa," tegas Pembina Upacara, Farhan Bulkiyah.

Mantan Ketua DPRD Sumbawa tersebut mengajak semua pihak bahu-membahu membangun kampung halaman. Mengeni musibah yang menimpa para korban hendaknya di jadikan sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Satgas Pramuka Peduli Sumbawa, akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat di Trengan Timur ini, baik suka maupun duka," tutupnya.

Sementara tamu undangan juga hadir diantaranya Kades setempat--Maknun beserta warga di 5 Dusun di Desa Pemenang Timur, Lombok Utara, NTB.

Penulis : TIM
Publikasi : Admin

Posting Komentar

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel