Presiden Indonesia Dibawah "Hati Nurani"

NTBOke - Presiden Indonesia adalah pemimpin yang menjadi Harapan Rakyat. Artinya rakyat punya cara tersendiri untuk menentukan siapa sebenarnya tokoh yang pantas menjadi pemimpin mereka. Sesuai HATI NURANI, mereka tahu, sosok seperti apa yang mereka harapkan.

Presiden saat ini dituntut untuk memiliki karakter dan Integritas yang tinggi, memiliki jiwa nasionalisme sangat tinggi, mampu melindungi dan mengayomi seluruh lapisan rakyat yang dipimpinnya.

Presiden Indonesia adalah Presiden yang merakyat, bekerja nyata dan mengedepankan HATI NURANI melalui komunikatif terhadap rakyatnya untuk menghadapi persoalan bangsa dan negara. Presiden tidak boleh peragu, atau bahkan bersifat emosional dalam mengambil sebuah Keputusan.

Dari berbagai latar belakang anak bangsa, diketahui bahwa rakyat dan bangsa Indonesia menghendaki adanya pemimpin yang MERAKYAT dan BERSIH untuk Indonesia beradab. 

Disamping itu, seorang pemimpin juga dituntut selalu memihak kepada rasa keadilan, cepat mengambil keputusan, dekat dengan rakyat, dan memihak kepada rakyat.

Dengan demikian, seorang Presiden memang dituntut multi talenta. Namun diatas semua itu, sikap MORAL utama yang selalu harus dikembangkan bahwa Presiden itu adalah Symbol Negara. Bangsa ini membutuhkan Presiden yang bisa bertindak atau eksekutor, sekaligus pemimpin yang pemikir dengan Hati Nuraninya.

Kita menginginkan pemimpin yang memberi pencerahan, memberi teladan, dan juga mencerdaskan nilai - nilai keumatan, kebangsaan, dan kenegaraan. 

Memberi pencerahan, karena GAGASAN dan Pemikiranya mampu membuka MATA HATI NURANI setiap warga bangsa untuk mengabdi demi kemajuan bersama. Memberi keteladanan, karena hanya dengan keteladanan sajalah, semua rakyat akan mengikutinya. Sehingga pemikiran dan gagasannya mampu diserap oleh semua orang.

# Jokowi Membangun Peradaban Bangsa.

Oleh : Agus Abdullah (Bacaleg DPR RI - NTB)

Posting Komentar

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel