HIMMAH dan PEMUDA NW Dukung Jokowi Berantas Korupsi

Foto : Sekretaris Pimpinan Wilayah Pemuda NW NTB Moh. Fihiruddin
NTBOke - Upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memberantas korupsi terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan di berbagai daerah. 

Diantaranya, dari Himpunan Mahasiswa Nahdaltul Wathan (HIMMAH NW) dan PEMUDA NW propinsi Nusa Tenggara Barat.

Sekretaris Pimpinan Wilayah Pemuda NW NTB Moh. Fihiruddin menegaskan bahwa kegigihan Presiden Jokowi dalam memberantas korupsi selama ini patut diapresiasi dan didukung sepenuhnya  oleh semua kalangan. 

Sebab selama ini Presiden tidak pernah mengintervensi aparat penegak hukum seperti KPK yang terus melakukan penindakan maupun OTT kepada pejabat yang melakukan penjarahan uang rakyat.

Pemuda NW NTB, tambah Fihir, sangat mendukung upaya pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu, kendati saat ini tengah ramai diberitakan di media nasional, adanya dugaan penyimpangan yang terjadi pada divestasi PT Newmont yang menyeret nama mantan gubernur NTB periode 2008 -2018.

"Silahkan penegak hukum dalam hal ini KPK menjalankan tupoksinya. Kalau dianggap salah di mata hukum proses dan jangan takut. Jadikan sebagai tersangka dan tahan," tegasnya.

Fihir ini juga meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang berjalan, jangan karena hanya fanatik semata lalu mencoba menekan dengan mengancam penegak hukum, itu tidak baik.

"Di mata hukum semua sama statusnya, tidak boleh dibedakan agar supremasi hukum di negara kita ini bisa berdiri tegak membela kepentingan kebenaran," tandasnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Pimpinan Wilayah HIMMAH NW NTB, Syamsuriadi, bahwa siapapun itu, kalau salah dan melanggar hukum kita tetap bilang salah. Untuk itu, percayakan kepada penegak hukum untuk melaksanakan tugasnya.

"Kalau penegak hukum mengada-ada dan bermain dengan hukum, maka kami dari mahasiswa NW tidak segan untuk menentangnya, namun jika penegak hukum berjalan sesuai dengan relnya kami juga paling depan mendukung penegakan hukum itu," tandasnya.

Soal adanya tekanan-tekanan dari pihak tertentu, Syamsu, meminta pemerintahan Jokowi jangan gentar, tapi terus bekerja demi pengakan hukum yang adil untuk kesejahteraan rakyat.

"Saya kira Pak Jokowi hingga saat ini masih konsisten dalam pemberantasan korupsi. Ini bisa kita lihat banyak pejabat baik di eksekutif maupun legislatif yang ditangkap KPK atau penegak hukum lainnya diproses dan dijebloskan ke penjara, Presiden tidak pernah ikut campur," pungkasnya.

Penulis : TIM
Publikasi : Admin

Posting Komentar

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel