Dukung Pemilu Damai 2019, PMII se-NTB Deklarasi Tolak Hoax

NTBOke - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang berasal dari Provinsi NTB dan Provinsi Bali (Bali-Nusra) bersama seluruh Pengurus Cabang PMII diseluruh NTB melakukan deklarasi tolak hoax, ujaran kebencian dan mendukung pelaksanaan Pemilihan Umum  (Pemilu) yang damai tahun 2019 mendatang.

Deklarasi digelar di Mataram, Kamis (15/11) yang diikuti oleh para kader PMII Bali Nusra. Ketua PKC PMII Bali-Nusra periode 2018-2020 Aziz Muslim mengatakan mahasiswa di NTB dan segenap Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada agar menjaga jiwa solidaritas, kesatuan dan kesatuan bangsa untuk mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif menjelang pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 sehingga dapat suksesnya Pemilu yg aman damai dan sejuk.

"Mahasiswa harus bisa menjadi garda terdepan menciptakan pemilu yang damai dan memerangi hoax," imbuhnya.

Saat ini menjelang pelaksanaan pemilihan umum, banyak sekali bertebaran informasi yang tidak sehat, informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dan informasi yang tidak jelas sumbernya dari mana, informasi tersebut memang sengaja diciptakan oleh orang-orang yang ingin melihat negara ini gaduh, sehingga mereka bisa mendapatkan manfaat dari kegaduhan dari bangsa Indonesia. Belum lagi munculnya ujaran-ujaran kebencian yang semakin banyak di media sosial, hal ini oleh biaya pemuda, para mahasiswa muslim Indonesia yang ada di NTB Bali Nusra harus bisa melawannya, dengan cara memberikan dan menyajikan informasi yang akurat, informasi yang sehat dan bermanfaat kepada masyarakat NTB. 

"Sebagai mahasiswa pergerakan kita harus mampu menyajikan informasi yang sehat untuk masyarakat terutama di Bali Nusra," pintanya.

Aziz berharap, semua mahasiswa menempatkan diri pada posisi tepat sebagai agen perubahan ditengah masyarakat, dengan bersama bergerak  melawan segala bentuk informasi hoax dan ujaran kebencian yang banyak beredar ditengah masyarakat apalagi menjelang pelaksanaan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019 nanti.

"Mari kita menjadi pelopor terciptanya pemilu yang damai," ungkapnya.

Penulis : TIM
Publikasi : Admin

Posting Komentar

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel