Ketua Yayasan Ponpes Darunnajah : Pimpin NTB, Ali BD Sosok Paling Tepat!

Ketua Yayasan Ponpes Darunnajah : Pimpin NTB, Ali BD Sosok Paling Tepat!
NTBOke – Kehadiran calon Gubernur Ali BD bertarung di Pilkada 2018 mendapat antusias positif dari masyarakat NTB, tak terkecuali datang dari tokoh ulama. Salah satunya dari Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darunnajah Haji Muhammad Nasir. Baginya, sosok Ali Bin Dachlan layak memimpin Nusa Tenggara Barat.

“Sudah selayaknya Nusa Tenggara Barat berubah menjadi lebih baik dan sosok yang layak maupun sosok yang tepat memimpin Nusa Tenggara Barat yakni Bapak Ali Bin Dachlan,” tegasnya di Pondok Pesantren Darunnajah Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, Minggu belum lama ini.

Diakuinya, mengapa dirinya sangat yakin Ali Bin Dachlan merupakan sosok yang bisa memimpin Nusa Tenggara Barat (NTB). Terlebih, suami Hj. Supinah ini maju di pertarungan Pilkada 2018 dengan memilih jalur independent bukan dari jalur partai politik.

“Bapak Ali BD maju bukan melalui partai, bukan diusung oleh partai melainkan rakyat yang mengusungnya dan ini sudah merupakan jawaban yang jelas, siapa pemimpin yang diinginkan oleh masyarakat NTB. Maju melalui independen, maju melalui jalur murni. Bapak Ali BD, maju berdasarkan keinginan masyarakat dan ini terbukti di KPU melebihi kuota yang ditentukan,” bebernya lagi.

Haji Muhammad Nasir menegaskan bahwa masyarakat NTB sudah memiliki pandangan yang terbuka guna memilih siapa tokoh yang layak memimpin NTB.

“Jika seorang pemimpin maju mengandalkan partai maka segala sesuatu diatur oleh partai, berbeda saat pemimpin maju melalui independent yang menentukan rakyat, karena rakyat menjadi raja dan berhak menentukannya,” tambahnya.

Tak itu saja, dirinya sangat yakin bahwa pria yang berpasangan dengan TGH Lalu Gede Sakti ini Ali Bin Dachlan bisa memenangkan pertarungan untuk menjadi terbaik dalam memimpin Nusa Tenggara Barat.

“Saya melihat Lombok Timur, kantor Bupati yang terbaik ada di seluruh wilayah lombok kemudian tata cara di masyarakat, sambutan masyarakat yang antusias, cara bergaul kepada masyarakat. Bapak Ali BD tidak mau ditinggikan, beliau orangnya santai, beliau mendahulukan agama ketimbang keinginan dirinya. Belum lagi Pembangunan di Lombok Timur semua tersentuh, semua masyarakat bisa merasakat, semua wilayah di Lombok Timur merata dan ini menunjukkan pertumbuhan di Lombok Timur. Saya yakin Bapak Ali BD menjadi pemimpin yang hebat dan bisa bersaing dengan wilayah di Tanah Air lainnya,” ulasnya.

Dirinya menyayangkan bila ada masyarakat yang melihat pria yang disapa Ali BD ini lebih kepada sisi usia, bukan berdasarkan pria yang kerap mempergunakan kacamata hitam ini bekerja dalam membangun Lombok Timur dengan baik.

“Faktor usia bukan menjadi penyebab tidak berhak untuk menempatkan sesuatu hal, orang yang tua dan dituakan jauh lebih baik disbanding orang yang belum memiliki pandangan yang luas atau lebih dewasa. Jangan pernah berpikir secara kekanak-kanakan, melainkan berpikirlah secara dewasa,” lanjutnya. 

Bahkan, Haji Muhammad Nasir mengibaratkan pohon bambu kalau muda semua tidak bisa subur, semua akan rebah, semua akan hancur berbeda bila ada pohon bambu berusia tua maka ada tempat bersandar.

“Yang muda juga harus belajar dan mengambil fatwa dari Bapak Ali BD sebab Beliau (Ali BD-red) berasal dari Tuan Guru umar kelayu, dan itu standar kita berbicara saat ini selaku Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darunnajah,” pungkasnya.

Baca juga Ali Sakti :

Penulis : Asror
Publikasi : Admin

Posting Komentar

Apa reaksimu? silahkan berkomentar. Bebas tapi sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel